Kemerdekaaan Palestina
Penduduk palestina
sudah puluhan tahun hidup dalam perjungan untuk membela kedaulatannya,
dan membela keadilan serta hak asasinya. Serangan dari Israel yang
mendapat dukungan dari Amerika tidaklah membuat mereka mundur, buram dan
takluk, bahkan justru dapat melahirkan semangat juang untuk membela
Negara dan keadilan.
Hal ini dapat di
lihat ketika terjadi konflik dengan Israel, pejuang Palestina selalu
menunjukkan semangatnya untuk melawan musuh dengan senjata yang tidak
sebanding dengan senjata musuh. Namun meskipun keterbatasan senjata
tidaklah membuat mereka berhati kecil, putus asa dan mudah menyerah,
karena mereka tahu bahwa hal ini merupkan persoalan hak penduduk
Palestina yang harus di pertahankan dan di bela. Israel tidaklah berhak
merebut tanah palestina dan menginjak-ngenjak bangsa palestina
Konflik yang
berkepanjangan ini tidaklah mudah di selasaikan, sebab hal ini persoalan
yang harus di tangani dan di selesaikan secara internasional. Namun
anehnya, konflik ini pada kenyataannya tidak pernah selesai bagaikan
film serial yang terus bersambung; serial pertama selasai muncul serial
kedua dan begitu seterusnya. Memang kadang terjadi perdamaian selang
beberapa bulan atau beberapa tahun, namun kemudian meletus lagi.
Sekarang
(bertepatan dengan tahun baru islam) terjadi lagi konflik yang cukup
panas antara pejuang palestina dan Israel. Sejak konflik beberapa hari
hingga sekarang, serangan Israel ke Gaza telah merengut nyawa sekitar
700 (tujuh ratus korban), yang mayoritas masyarakat sipil dan anak-anak
di bawah usia. Udara di Gaza di selimuti dengan asap letusan bom-bom Israel,
tumpahahan darahpun terus mengalir bagaikan mata air yang mengalir,
sementara dunia hanya menjadi saksi. Alangkah kejamnya manusia yang
selalu punya rasa dendam dan merebut hak orang lain, sungguh sangat biadabnya tindakan Israel itu dengan membabi buta.
Anehnya, konflik
ini seakan-akan hanya menjadi tayangan PBB yang hendak di saksikan di
layar TV tanpa ada yang protes. Padahal persoalan ini dapat di
selesaikan hanya melalui PBB. Jika tidak maka konflik ini tidak akan
pernah selasai. PBB hanya menjadi saksi bisu tanpa mengeluarkan sepatah
katapun menengahi penyelesaian dan perdamaian.
Maklum PBB hanya
di peralat oleh Amerika yang mendukung penuh terhadap Israel dan menjadi
sebatas simbol ketika di hadapkan pada konflik Palestina-Israel.
Penyelesaian lewat dua belak pihak” palestina-Israel” tidaklah akan
menjamin secara penuh atas perdmaian di palestina. Oleh karena itu,
sekarang PBB harus bertindak dengan cepat untuk menangani perdamaian itu
dan harus tegas tanpa di tunda-tunda lagi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar